Mendagri Gamawan Fauzi Serahkan Penghargaan

PALEMBANG – Sumatera Selatan menjadi provinsi pertama yang merampungkan proses perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Indonesia. Terhadap prestasi ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Gamawan Fauzi menyerahkan penghargaan pemerintah pusat atas komitmen dan kerja keras Sumsel menyukseskan program nasional tersebut.

Piagam penghargaan itu diserahkan langsung kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo dan 15 Bupati/Walikota didampingi Ketua DPRD dan Kadisdukcapil se-Sumsel. Acara berlangsung di Griya Agung, kemarin (16/4). Penyerahan penghargaan ini disaksikan rombongan Komisi II DPR RI dipimpin Ganjar Pranowo serta sekitar 300 camat se-Sumsel.Kata Gamawan, ada banyak fungsi e-KTP. Selain administrasi kependudukan juga berguna untuk membantu kerja pihak kepolisian dalam mengindentifikasi pelaku tindak kriminal. “Kalau data penjahat ada di kepolisian. Tapi kalau data calon penjahat, nah itu ada di kita (Kemendagri, red)”.

E-KTP ini, tegasnya, tidak bisa lagi dipalsukan seperti KTP biasa. Salah satunya dalam e-KTP seharga Rp. 33 ribu itu, ada chip khusus. Dalam proses perekaman e-KTP ini ditemukan sekitar 90 ribu orang yang mencoba menggandakan identitas diri. ”Mereka coba-coba buat dua kali KTP. Nama, alamat, tempat tanggal lahir hingga wajah dibuat beda. Tapi sidik jari dan rekam mata tidak dapat dikelabuhi.”

Melalui perekaman e-KTP, diketahui ada sekitar 7 juta KTP ganda se-Indonesia. Saat ini Kemendagri berkoordinasi dengan BPPT untuk mengelompokkan data kependudukan berdasarkan umur dan kriteria lain. Terkait penghargaan yang diberikan, 15 kabupaten/kota di Sumsel masuk dalam 197 daerah yang melaksanakan program ini.

Yang telah menyelesaikan e-KTP ada 54 kabupaten/kota, termasuk 15 daerah di Sumsel, tapi sudah yang pertama.

“Kita sangat  mengapresiasi komitmen gubernur, bupati/wali kota, para camat hingga lurah dan RT/RW di Sumsel yang begitu peduli dan mendukung suksesnya program e-KTP ini. Sekarang ini, Sumsel menjadi yang terdepan. Mestinya daerah lain mencontoh apa yang dilakukan Sumsel,” tegasnya.Masih ada waktu 15 hari untuk menuntaskan seluruh perekaman e-KTP. Target hingga akhir tahun, ada 172 jiwa wajib KTP yang terlayani e-KTP. Kata Gamawan, ia bersama beberapa Dirjen datang sekalian membawa KTP elektronik yang sudah jadi  untuk Sumsel.

Hasil pantauan koran ini, ada puluhan kotak berisi KTP elektronik yang sudah jadi yang tahap awal ini dibagikan kepada 15 kabupaten/kota di Sumsel. Terlihat, untuk Banyuasin 2.218 keping, OKUS 2.991, Mura 4.499, OKUT 4.250, Muba 1.919, Prabumulih 1.999, Pagaralam 999, Lubuklinggau 1.382, Palembang 13.494, Muara Enim 7.994, Ogan Ilir 6.983, Empat Lawang 1.248, Lahat 4.983, dan OKI 2.460.

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, dari jumlah penduduk Sumsel saat ini 8.492.429 jiwa yang menjadi wajib KTP sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah pusat sebanyak 4.088.367 jiwa.

“Program e-KTP di Sumsel dilaksanakan sejak Oktober dan berhasil diselesaikan sebelum tenggat waktu berakhir 30 April nanti,” katanya. Sesuai surat edaran Mendagri No 471.13/5079/SJ tentang Perpanjangan Waktu Pelayanan e-KTP.”Meski secara umum pelayanan e-KTP massal telah selesai, kita berharap Bupati/Walikota terus melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang mau membuat e-KTP karena administrasi kependudukan ini tidak akan pernah berakhir,” pungkasnya. Tiap hari, pasti terjadi perubahan struktur penduduk yang menyangkut adanya penduduk dengan usia wajib KTP.

Dikutip/diedit, foto dari jpnn.com
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: