Mendagri Kembali Nyatakan Mundur Jika E-KTP Tak Kelar

Laporan Wartawan Tribun Medan, Liston Damanik

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk kesekian kalinya menyatakan akan mundur dari jabatannya jika akhir tahun ini program KTP elektronik (E-KTP) tak juga kelar.

Ungkapan ini dilontarkan Gamawan Fauzi saat berkunjung ke Kantor Kecamatan Helvetia, medan, Senin (12/3/2012). Dalam kesempatan itu Gamawan menyampaikan terima kasihnya kepada para petugas pendaftaran KTP elektronik (e-KTP) di Medan dan seluruh Sumatera Utara karena telah bekerja keras di tengah tenggat waktu yang ketat.

“Saya sudah menyatakan ke publik bahwa saya akan mengundurkan diri jika 172 juta orang tidak terdaftar sampai akhir Desember 2012,” ujar Gamawan saat berkunjung ke Kantor Kecamatan Helvetia, Medan, Senin (12/3/2012).

Gamawan mengatakan, banyak orang menilai ikrar tersebut kurang bertanggungjawab dan emosional. Namun, ia tetap teguh memegang janji karena program e-KTP sudah dimulai sejak tahun 2003 dan sudah diujikan ke beberapa daerah.

”Kalau sudah berhasil di beberapa tempat, buat apa diuji coba terus?” katanya sambil terus berpromosi tentang manfaat e-KTP bagi administrasi kependudukan dan keamanan warga.

Gamawan berterima kasih karena beberapa kantor kecamatan di Medan sampai buka 24 jam sehari untuk menjalankan program ini. “Saya dengar sudah ada yang buka 24 jam dengan dua shift. Saya hanya bisa mendoakan semoga berhasil,” ujarnya.

Gamawan menjelaskan, sampai saat ini di seluruh Indonesia yang tercatat mengikuti e-KTP masih 47 juta jiwa. Ada beberapa provinsi yang perekamannya sudah mencapai seratus persen.

“Tapi daerah itu tidak bisa dibandingkan dengan Sumatera Utara yang penduduknya banyak. 67 persen di Sumut, mungkin sepuluh kali lipat di daerah itu,” ujarnya seraya berharap Sumut dapat berkomitmen dengan tenggat waktu sampai April.

Wali Kota Rahudman Harahap dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan perekaman e-KTP di kota Medan sudah terlaksana 54,56 persen dari total wajib KTP sebanyak 1.780.384 jiwa yang ditetapkan saat rapat koordinasi nasional Februari 2012 lalu. “Berarti sisa wajib KTP yang belum terekam ada 800.823 jiwa,” ujarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: