Aparat Pesimistis e-KTP Selesai April

surabayapost.co.id

SURABAYA – Lagi, target pemerintah pusat agar pelaksanaan e-KTP di Surabaya harus selesai akhir April dimungkinkan sulit terealisasi alias mbeleset.  Meski  dikerjakan  dengan  cara  apa  saja  penyeleisaan  program e-KTP bagi seluruh warga Surabaya sulit terwujud.

Penyebabnya, pertama pelaksanaan program e-KTP pada dua bulan itu dikhususkan bagi warga yang KTP-nya telah habis masa berlakunya. Sedangkan yang mengurus e-KTP sekarang baru dilakukan. Itu, ada warga yang keluar negeri, sakit berkepanjangan, mati dan belum dilaporkan dan lainnya. Selain itu, jumlah penduduk di Surabaya cukup banyak sedangkan alat yang diperoleh Pemkot hanya 2-3 unit per kecamatan.

Camat Gayungan Sudibyo mengatakan, target yang harus dipenuhi di kecamatannya sebanyak 35 ribu e-KTP. Dari jumlah itu sudah sebanyak 15 ribu e-KTP terealisasi, sedangkan sisanya yang 20 ribu warga belum mengikuti program e-KTP tersebut.

Berdasarkan kemampuan alat e-KTP di kecamatannya yang hanya dua unit, lanjutnya, hanya mampu menyelesaikan sekitar 500-600 e-KTP per hari. Itu artinya, dalam kurun waktu sebulan ke depan petugasnya hanya mampu menyelesaikan sekitar 15 ribu -18 ribu e-KTP. Yang berarti pula masih ada sisa warga Gayungan yang belum bisa mengurus e-KTP sampai akhir April nanti. ”Dengan fakta itu, ya, silahkan dinilai sendiri,” katanya, Selasa (27/3).

Selain itu, katanya, ketika dia menjabat sebagai camat Wonokromo pada 2011 lalu di kecamatan itu ada sekitar 153 ribu warga yang wajib mengurus e-KTP. Dari jumlah itu baru sekitar 20 ribu warga di sana yang sudah mengikuti program e-KTP. Berarti masih ada sekitar 133 ribu warga yang belum mengikuti program e-KTP.

Padahal, lanjutnya, alat yang dimiliki Kecamatan Wonokromo sama dengan yang dimiliki Kecamatan Gayungan, yakni tiga unit, tapi yang satu rusak dan belum diperbaiki. ”Kalau target penyelesaian e-KTP di Wonokromo sama dengan di Gayuangan atau kecamatan lain, ya, juga silahkan dinilai sendiri,” jelasnya.

Sementara itu di Kecamatan Krembangan yang berpenduduk 96.631 jiwa, ternyata hanya mendapat jatah 3 alat layanan e KTP. Sedangkan untuk bisa mengejar targetnya, Kecamatan Krembangan melakukan panggilan layanan 500 hingga 600 orang setiap harinya, sehingga seluruh staf Kecamatan yang terlibat bekerja ekstra mulai dari pukul 06.30 hingga 22.30 wib.

“Ya, terpaksa harus melakukan penggilan layanan sejumlah 500-600 orang setiap harinya untuk mengejar target, meski secara jujur saya sangat pesimis bisa menyelesaikannya, karena banyak faktor yang menjadi kendala, terutama jumlah alat yang disediakan hanya tiga unit,” ungkap Budiono, Kasi Pemerintahan Kecamatan Krembangan.

Sementara Dispendukcapil tetap optimis target pembuatan e-KTP tidak akan butuh waktu lama. Dengan total 2.450.477 warga wajib ber-KTP, dipastikan dalam waktu yang 18 bulan semua warga Surabaya akan mempunyai e-KTP. ”Tetap optimis,” kata Kadispenduk Suharto Wardoyo.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: